Jumat, 29 Juni 2012

Kekerasan Di Suriah

Kekerasan nampaknya belum akan beranjak meninggalkan Suriah. Kemarin, terjadi dua ledakan di gedung pengadilan utama di Damaskus. Sementara itu, Turki mengirim personel militer mereka ke perbatasan Suriah untuk memperketat pengamanan.

Kantor berita Reuters Jumat 29 Juni 2012 melaporkan, ledakan merusak puluhan mobil yang ada di tempat parkir serta toko-toko di sekitar komplek pengadilan. Bom magnetik yang diduga ditempel di mobil itu juga melukai setidaknya tiga orang yang ada di lokasi.

Pemerintah Suriah menuduh kelompok oposisi berada di balik ledakan yang terjadi pukul 13.00 waktu setempat itu. Sebab, Damaskus merupakan basis kelompok pro pemerintah, sehingga ledakan tersebut dianggap sebagai serangan simbolik terhadap rezim Presiden Bashar Al Assad.

Ledakan cukup besar, sehingga petugas pemadam kebakaran harus berusaha ekstra keras memadamkan api sementara asap hitam terus membumbung tinggi. Menurut CNN, setidaknya 21 tewas di seluruh Suriah dalam berbagai serangan yang terjadi kemarin.

Kejadian yang membuat Damaskus berada dalam suasana mencekam itu terjadi tidak lama setelah Turki mengirim tentara dan peluncur roketnya ke perbatasan Suriah. Langkah ini diambil sebagai upaya menghentikan pertumpahan darah yang sudah berlangsung selama 16 bulan di Suriah.

Hubungan Suriah dan Turki menjadi tegang semenjak Suriah menembak jatuh pesawat F-14 milik Turki pekan lalu. Ditambah lagi, Al Assad telah menegaskan tidak akan menerima bantuan dari pihak luar untuk menyelesaikan konflik negaranya.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
 
Copyright © 2013 Blogger Nekad All Rights Reserved Animal World