Minggu, 15 April 2012

Pendapat Hatta Rajasa

Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Hatta Rajasa, turut mengemukakan pendapatnya tentang kemungkinan masuknya dua partai oposisi, Partai Gerindra dan Hanura, dalam koalisi pendukung pemerintah. Hatta menilai kemungkinan tersebut harus dilihat secara proporsional.

"Terlalu berlebihan kalau mengomentari soal koalisi Gerindra dan Hanura," kata Hatta saat ditemui di kawasan Kalibata, Jakarta, Minggu 15 April 2012.

Hatta menuturkan, kesepahaman antara dua partai itu bersama Demokrat, PAN, PKS, PPP, dan PKB hanya dalam posisi pembahasan RUU Pemilu. "Kebetulan ini sama semua pikirannya. Jadi jangan berspekulasi terlalu jauh," ujarnya.

Hatta yang juga Menko Perekonomian itu menegaskan dirinya tidak mau menspekulasikan itu. Jika itu dilakukan, dia mengatakan, koalisi yang terbentuk hanyalah koalisi "ke-GR-an".

"Orang Gerindra dan Hanura mengatakan kami tetap berada di luar koalisi, masak saya mengomentari mereka ada di koalisi," ucapnya.

Selasa, 03 April 2012

Bus Rapid Transit

Moda transportasi massal, Bus Rapid Transit (BRT) yang dirancang untuk melayani empat kota yakni Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Takalar akan dioperasikan awal 2013. Tahap pertama, Pemprov Sulsel bekerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota di kawasan Mamminasata akan mengoperasikan 15 armada bantuan dari pemerintah pusat. BRT merupakan sistem transportasi cepat, nyaman, aman,dan tepat waktu. Sistem ini ditunjang infrastruktur berupa kendaraan dan dioperasikan terjadwal. BRT dirancang untuk mengurai kemacetan di empat wilayah, khu-susnya beberapa titik jalur utama di Kota Makassar.

“Ini sebenarnya sudah sangat mendesak karena semakin tingginya jumlah penumpang di keempat wilayah ini. Dengan beroperasinya BRT ini, kami harap bisa mengurai kemacetan,” ujar Kepala Dinas Per-hubungan, Informasi dan Komunikasi (Dishubkominfo) Sulsel Masykur Sultan, kemarin. Menurutnya, armada BRT dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti pendingin udara, memuat 28 penumpang, serta biaya angkutan yang relatif rebih murah dari kendaraan umum yang ada sekarang ini.

“Tahun ini kami genjot penyelesaian studinya, berupa perencanaan jalur serta biaya yang akan dibutuhkan nan-tinya,” katanya. BRT Mamminasata ini akan menggunakan jalur yang ada saat ini.Namun pada beberapa titik tertentu, akan dibuatkan jalur khusus sehingga tidak mengganggu jalan umum. Kendati demikian, Masykur menolak membocorkan mengenai titik yang akan dibuatkan jalur khusus BRT tersebut.

Dia berdalih,sementara ini masih dalam proses studi dan pembuatan detail engineering design (DED). Masykur menambahkan, kehadiran 15 angkutan baru tersebut tidak akan mengganggu angkutan umum yang telah hadir terlebih dahulu, seperti petepete. Menurutnya, armada perintis ini nantinya juga akan memiliki halte khusus yang akan dibuat oleh pemerintah daerah masing-masing.

BRT ini juga dirancang untuk bersinergi dengan monorel Mamminasata serta kereta api lintas Makassar- Parepare. Sehingga, beberapa halte transportasi massal ini nantinya akan digabungkan pada beberapa titik. “Kalau untuk kereta api Makassar-Parepare, rencananya akan mulai pembebasan lahan 2013 nanti. Sedangkan untuk monorel,tahun ini sudah masuk proses tender,” bebernya.

Sebelumnya, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengingatkan kepada seluruh kepala daerah untuk menjamin pembebasan lahan kereta api (KA) Makassar-Parepare yang akan dimulai pada tahun depan. Jika tidak, kata Syahrul, pembangunannya terancam tersendat. “Persoalan tanah, para bupati harus menjaminnya. Saya pengalaman dengan poros Makassar- Parepare. Bupati harus bisa menjaminnya,” katanya ke-pada wartawan.
 
 
Copyright © 2013 Blogger Nekad All Rights Reserved Animal World