Jumat, 15 Juli 2011

Kondisi Libya terkesan makin tak menentu

Kondisi Libya terkesan makin tak menentu, berangkat dari situlah Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) bersama dengan negara-negara Arab duduk bersama di Istanbul, Turki, membahas kebijakan soal Libya.

Kedua kelompok tersebut menamakan diri sebagai Kelompok Kontak Libya. Sejatinya, sebagaimana warta AP dan AFP pada Jumat (17/3/2011), pembicaraan soal Libya sudah berlangsung sejak Maret. Kelompok memang berharap akan ada penyelesaian.

Menteri Luar Negeri Perancis Alain Juppe, yang hadir dalam pertemuan di Turki, mengatakan, Paris telah mengadakan kontak dengan pejabat Libya. Kontak tersebut dikatakan menyangkut kemungkinan Moammar Khadafy lengser dari kekuasaan.

Menlu Inggris William Hague dan Menlu Italia Franco Frattini hadir dalam pertemuan wakil 15 negara tersebut. China dan Rusia diundang, tetapi mereka menolak hadir. Wakil oposisi Libya juga hadir dalam pertemuan.

Perancis memainkan peran penting dalam serangan NATO atas mandat resolusi PBB terhadap sasaran-sasaran di Libya yang menuntut warga sipil Libya dilindungi dari pasukan Khadafy. Pasukan Khadafy menghadapi perlawanan rakyat sekitar empat bulan terakhir.
Aksi militer NATO di Libya sendiri telah berjalan selama hampir empat bulan. Namun, rezim Khadafy masih berkuasa.

Sanksi

Pertemuan di Turki berlangsung ketika konflik di Libya tampak memasuki kebuntuan yang berlarut-larut. Oposisi Libya menguasai belahan timur Libya dan beberapa kantong pertahanan di barat.

Sementara, Kolonel Khadafy tetap kokoh di ibu kota Tripoli meski NATO melancarkan lebih dari 6.000 misi pengeboman udara terhadap pasukan rezimnya.

Sanksi internasional juga dijatuhkan terhadap rezim Khadafy. Surat perintah penahanan internasional diterbitkan atas nama beberapa tokoh senior di jajaran rezim Khadafy.

Di Tripoli, pemerintahan Kolonel Khadafy telah mengadakan pembicaraan krisis untuk membahas pasokan bahan bakar di wilayahnya.

Setelah pertemuan tersebut, Perdana Menteri Libya Baghdadi al-Mahmudi mengisyaratkan berakhirnya investasi Italia senilai 30 milliar euro di negaranya dan mengajak mitra baru untuk ikut dalam eksplorasi dan pengolahan minyak mentah.

Di Ibu Kota, antrean di beberapa pompa bensin memanjang hingga lebih dari 1 kilometer. Jalur pipa BBM utama ke kota dilaporkan diputus oleh kelompok oposisi. Demikian catatan online Blogger Nekad yang berjudul Kondisi Libya terkesan makin tak menentu.

Selasa, 12 Juli 2011

Dewan Gubernur Bank Indonesia

Dewan Gubernur Bank Indonesia menaruh rasa optimis terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dapat mencapai 6,8 persen pada tahun ini. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh sumber pertumbuhan yang semakin berimbang, seiring dengan kinerja investasi yang terus meningkat dan kinerja ekspor yang masih tetap solid.

"Kinerja konsumsi rumah tangga juga tetap kuat," ujar Kepala Biro Humas Bank Indonesia, Difi Ahmad Johansyah, di Jakarta, Selasa (12/7/2011). Bahkan pada triwulan ketiga tahun ini, BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi mampu menembus 6,6 persen. Hal itu lebih tinggi dari asumsi APBN 2011 sebesar 6,4 persen, ataupangka saat ini 6,5 persen.

Prediksi pertumbuhan tersebut ditopang oleh faktor konsumsi dan investasi. "Di sisi sektoral, seluruh sektor ekonomi diprakirakan akan tumbuh dengan baik. Sektor-sektor yang diprakirakan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi ke depan, antara lain sektor transportasi dan komunikasi, sektor perdagangan, hotel dan restoran, dan sektor industri," tambahnya. Demikian catatan online Blogger Nekad yang berjudul Dewan Gubernur Bank Indonesia.

Rabu, 06 Juli 2011

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ketika memimpin rapat koordinasi khusus perkembangan implementasi Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (6/7/2011), mengeluarkan sembilan arahan.

Sembilan arahan ini disampaikan Presiden kepada jajaran menteri, Komite Ekonomi Nasional, Komite Inovasi Nasional, dan Kamar Dagang Indonesia (Kadin). Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa kepada para wartawan seusai mengikuti rakorsus. Pertama, Presiden mengatakan agar tak boleh ada hambatan apa pun dalam merealisasikan implementasi MP3EI," katanya.

Kedua, Kepala Negara meminta proyek yang berkaitan dengan MPE3EI direalisasikan sesuai dengan target waktu yang ditetapkan. Ketiga, Presiden meminta implementasi program MP3EI harus diselaraskan antara sektor dan regional.

Keempat, rancangan undang-undang yang berkaitan dengan MP3EI, seperti RUU Pengadaan Tanah, harus dituntaskan secepat mungkin. "Kelima, Presiden meminta adanya perbaikan dan penyelesaian hambatan di dalam proses tender," kata Hatta.

Keenam, Presiden meminta KIN mendorong pihak swasta untuk melakukan inovasi-inovasi baru. Ketujuh, Kepala Negara meminta agar proyek jembatan Selat Sunda dapat menjadi ikon Indonesia.

Kedelapan, Presiden menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah daerah dalam implementasi program MP3EI. Kesembilan, Presiden meminta pejabat terkait melakukan sosialisasi MP3EI ke seluruh lapisan masyarakat. Demikian catatan online Blogger Nekad yang berjudul Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
 
 
Copyright © 2013 Blogger Nekad All Rights Reserved Animal World